Buku YA AMPUN

Chapter 25 - #REJEKI BANGUN SIANG

Sidzia Madvox2024/02/24 08:19
Follow

 

Semalam saya party bersama teman-teman hingga pagi menjelang. Jam enam pagi saya tidur. Ada tiga jenis minuman tradisonal meramaikan acara semalam. Acara pesta tak terduga yang di-organize oleh salah satu teman yang ternyata mendapatkan rejeki karena berhasil menebak angka sehingga malam itu ia dia dinobatkan sebagai bos semalam.

Malam itu   saya menari dan tertawa. Pokoknya happy lah.

 

Semua gembira. Waktu itu tahun dua ribu empat kalau tidak salah yang di mana akhir tahun terjadi Tsunami.Tapi saya tidak membahas soal Tsunami karena saya mau membahas soal rejeki bangun siang.

Yupz, saya mendapat rejeki tak terduga dari dua ekor kucing yang lagi berantem. Saya yang waktu itu lagi pusing dan sedang tidur tiba-tiba dikejutkan dengan suara pertempuran di siang bolong. Sungguh sangat mengganggu istirahat saya. Saya pun keluar untuk mengusir kucing kucing yang berantem. Saya ambil air satu ember lalu saya siram. Kucing-kucing itu pun kabur. Salah satu kucing ternyata melepaskan ikan yang ukurannnya cukup besar dan masih segar. Saya pun mendekati ikan malang itu. Dan ternyata masih layak   untuk   di   konsumsi.   Tanpa   pikir   panjang   saya   pun menyimpannya di kulkas. Dan sore harinya saya buatkan bumbu dan malam harinya saya bakar untuk dijadikan sdaq minuman (Tuak).

Ternyata itulah hikmah dari keributan yang terjadi di siang hari. Kucing-kucing itu membawa berkah bagi saya. Dan keesokan



 

 

harinya tetangga di sebelah saya berdiskusi dengan tetangga di sebelahnya kalau dia kemarin kehilangan ikan. Sudah tau lah siapa tersangkanya.