Buku YA AMPUN

Chapter 14 - #DESAHAN MALAM TAHUN BARU

Sidzia Madvox2024/02/24 08:19
Follow

Ternyata  anak-anak  muda  sangat  pandai  dalam memanfaatkan momen. Sungguh kreatif dan sangat meminimalisir pengeluaran. Yes, waktu itu malam pergantian tahun dan saya lupa tahun berapa. Saya berniat pulang ke rumah setelah habis party minum bir di rumah teman saya. Di tengah perjalanan saya memutuskan berhenti dikarenakan saya ingin mengeluarkan air mancur karena kebanyakan minum bir. Saya pilih lokasi yang agak sepi.  Lokasinya  di  belakang  ex  Kantor  B***ti  yang  kini  jadi Epicentrum Mall. Di sana memang sepi karena tak terurus lagi yang di mana dipenuhi semak-semak belukar. Tidak ada manusia saya lihat di sana. Paling-paling makhluk halus yang juga sedang merayakan pergantian tahun.

Begitu saya ingin membuka resleting, saya mendengar ada

 

desahan yang tak lazim. Sempat saya berpikir mungkin ini efek kebanyakan  minum.  Tapi  ternyata  desahan  dan  diikuti  rintihan overock itu kembali bergema. Dalam hati saya berkata, “segerah hantu hantu dia ngen*OT di sini.” Dan desahan itu semakin keras. Saya pun penasaran dan memutuskan menunda mengeluarkan air mancur. Begitu saya melihat ke arah kanan yang di mana dipenuhi dedaunan saya melihat dua sejoli lagi asyik menunjukkan ke dunia kalau kesenangan itu ada di mana saja bila kita mensyukuri dan pandai melihat situasi.

Saya  pun  menyaksikan  pertunjukan  itu  dengan  seks-ama sambil berharap siapa tau diundang jadi stuntman. Berbagai macam



 

 

gaya diperagakan hingga saya tak kuasa mampu menahan tawa lalu memberikan tepuk tangan   sebagai ucapan terimakasih telah menyuguhkan  permainan  fantastis.  Dan  sontak  mereka  berdua kalang kabut  dan berlarian mondar-mandir ketakutan plus kaget. Si pria melihat saya dan mengeluarkan kata kata mutiara, “s**del...sai

no.”

 

Si wanita sampai lupa mengenakan busananya. BH dan kancutnya  pencar  sana  pencar  sini.  Kebahagiaan  mereka  pun berubah  menjadi  kepanikan.  bingung  mau  ngapain  lagi.  Mereka sangat pandai memanfaatkan keadaan dan tak perlu menyewa hotel.