JIKA KAU MEMBENCI POLISI, MAKA JANGAN MENJADI POLISI BAGI ORANG LAIN


Fvcktherules2025/02/01 21:21
フォロー

Karena sesungguhnya, kebebasan bukan hanya milikmu—kebebasan adalah milik setiap manusia.

JIKA KAU MEMBENCI POLISI, MAKA JANGAN MENJADI POLISI BAGI ORANG LAIN

Seringkali kita mendengar orang-orang mengeluhkan perilaku Polisi yang dinilai terlalu represif, otoriter, atau sewenang-wenang dalam menjalankan tugasnya. Maka, kritik itu layak dan patut didengarkan, terutama jika didasarkan pada pengalaman nyata atau fakta yang terjadi di masyarakat. Ada satu hal penting yang sering luput dari perhatian: banyak dari kita, tanpa sadar sering menjadi "polisi" dalam kehidupan sehari-hari.


Jadi disini "polisi" bukanlah pekerjaan (katanya) sebagai penegak hukum melainkan suka mengatur, memaksakan kehendak atau bahkan bersikap represif terhadap orang lain yang ada disekitarmu. Muncul dalam bentuk memaksakan pendapat, mencampuri urusan pribadi orang lain, bahkan beramai-ramai "mengeroyok" seseorang karena merasa lebih tua, lebih tahu atau merasa lebih benar.


Kita sering tidak menyadari bahwa sikap represif seperti ini menyerupai tindakan yang biasa kita kritik dari aparat kepolisian. Misalnya, ketika seseorang mengintimidasi atau mengeroyok orang lain hanya karena merasa memiliki kekuasaan, pengalaman, atau usia yang lebih tinggi. Dalam situasi seperti ini, kita sebenarnya sedang mempraktikkan pola-pola yang sama seperti yang sering kita kritik dari pihak berwenang.


Apakah kita tidak sadar bahwa tindakan seperti itu mencerminkan ketidakadilan? Jika kita benci pada polisi yang bertindak represif terhadap masyarakat, mengapa kita sendiri melakukan hal serupa dalam lingkup kecil? Kita tidak suka ketika seseorang menggunakan kekuasaan untuk menekan orang lain, tetapi kita justru mengulangi hal itu kepada orang-orang di sekitar kita.


Setiap individu memiliki hak untuk menjalani hidup mereka dengan bebas, selama tidak merugikan orang lain. Dunia ini penuh dengan perbedaan: cara berpikir, keyakinan, dan jalan hidup. Memaksakan kehendak atau mengatur hidup orang lain hanya akan menciptakan rasa tidak nyaman dan perasaan tertindas.


Berhenti Mengontrol, Mulailah Memahami

Sebelum bertindak atau berkata-kata yang bisa menekan orang lain, coba tanyakan pada diri sendiri:


1. Apakah saya memiliki hak untuk mencampuri urusan ini?


2. Apakah tindakan saya didasarkan pada empati atau sekadar nafsumu sendiri?


3. Apakah saya sedang menciptakan kedamaian atau malah menambah luka bagi orang lain?


Seringkali, kita bertindak tanpa menyadari dampaknya terhadap orang lain. Misalnya, mengkritik atau memarahi seseorang hanya karena mereka memilih jalan hidup yang berbeda, atau menekan orang lain hanya karena kita merasa "lebih benar". Ini adalah pola pikir dan perilaku yang perlu dihindari.


Jika kau benci pada polisi yang bersikap otoriter dan represif, maka jangan ulangi pola itu dalam kehidupanmu. Jangan jadi "polisi" yang mengatur-atur orang lain, mengintimidasi, atau memaksakan kehendak.


Alih-alih menjadi Pengontrol, jadilah pendukung. Berikan ruang bagi orang lain untuk menjalani hidup mereka tanpa rasa takut atau tekanan.


Dunia ini sudah cukup berat. Jangan menambah beban orang lain dengan mengontrol hidup mereka. Biarkan setiap orang memiliki kebebasan untuk memilih jalannya sendiri, sebagaimana kau juga ingin menikmati kebebasanmu. Karena sesungguhnya, kebebasan bukan hanya milikmu—kebebasan adalah milik setiap manusia.

シェア - JIKA KAU MEMBENCI POLISI, MAKA JANGAN MENJADI POLISI BAGI ORANG LAIN

Fvcktherulesさんをフォローして最新の投稿をチェックしよう!

フォロー

0 件のコメント

この投稿にコメントしよう!

この投稿にはまだコメントがありません。
ぜひあなたの声を聞かせてください。