LangitSenja

第1話 - ⛅ Matahari Tertidur

ゲスト2024/01/08 09:12
フォロー

Langit adalah pria berambut hitam dengan sisiran rapi terlihat tampan dan sederhana dengan kulit putihnya dan mata biru yang membius kaum hawa yang memandanginya ,langit pria yang loyal dan royal ayah dari Francis dan ibunya Indonesia Suku Bugis . Kadang ia diejek temannya karena matanya yang biru dan kadang ia dipuji bagai dewa Yunani .beruntung langit adalah orang yang tenang dan bijak dalam menghadapi situasi .Kepribadiannya yang santun,humble, dan cerdas membuatnya semakin di gemari kaum hawa tak luput kaum adampun menghormatinya .

Senja adalah gadis yang sangat lembut tenang dan ceria rambutnya panjang matanya yang kecoklatan dan bibir lembut merekah ,kulit lembut mulus seperti mutiara yang indah dalam lautan luas .

(☀️MATAHARI yang tertidur)

Sore itu Langit menulusuri Padang rumput dipungguk gunung luas ia menikmati pemandangan alam yang asri dengan warna warni dan bau bunga yang semerbak ,ya langis kala itu sedang camp keluarga tak menyadari kakinya selangkah demi langkah membawanya mendaki gunung Padang rumput & bunga saat matan biru dengan bulu mata lebatnya menikmati ,terkagum akan keanggungan ciptaan Tuhan ia tersontak mendengar alunan siulan mengalunkan sebuah lagu yang tidak asing di telinganya. Langit yang penasaranpun mencari sumber suara siulan yang terdengar merdu .di balik rumput ilalang tinggi hampir menutupi setengah badannya ia menulusuri setelah ia membelah rumput menuju ketebing angin lembut bertiup matanya berbinar melihat sosok gadis yang duduk dipinggir tebing diantara bunga nermekaran di sore itu gadis itu bersenandung lagu tentang senja rambut panjangnya yang mulus tertiup angin menciptakan fatamorgana Dimata langit seakan ia melihat malaikat yang jatuh dari langit kebumi.Langit yang terpaku memandangi sosok itu tak menyadari kakinya melangkah dengan jatung berdegup tak beraturan mendekati gadis yang sedang asyik bersenandung begitu ia mendekat gadis itu menyadari sosok langit sontak berdiri dan berbalik "siapa kamu ?" Mau apa" dengan wajah kaget dan kebigungan gadis bernama senja memandang penuh malu ,takut dan emosi pria dihadapannya sampai ia melangkah dan tak menyadari kakinya yang kecil terlihat lonjong menginjak bebatuan rapuh dan terpeleset beruntunh langit dengan sigap meraih tangannya menarik senja hingga badannya menuju ke badan langit membuat langit ikut terjatuh di antara rumput bunga membuat kedua tubuh mereka merebah bertumpuk seakan waktu berhenti angin yang bertiup kala itu mata bertemu mata ,nafas mereka seakan menjadi satu wajah tiba" merah merona senjapun bangkit dengan gelagatan belum sempat berkata ditepis oleh langit " ma..ma..maaf AKU hanya berjalan kearah sini dan mendengar siulan lagu sgala bayangmu ferry dan Tia ...itu lagu yang sangat aku sukai dan aku lihat kamu dengan bunga mekar ini.dengan sigap saat ia terbaring kala itu tubuh senja menindihnya ia yang malu tak sadar mencekram bunga di sampingnya. Bunga yang hanya tumbuh di daratan tinggi dan hanya mekar di tiap sore hari . Bergegas ia tunjukan ke senja yah sebanarnya itu alasan menutupi rasa malunya baru pertama kali langit merasakan hal seperti ini . Dengan mengangkat tangan memperlihatkan bunga itu ke senja ia berkata"aku penasaran kamu terlihat indah maksudku bunga ini terlihat sangat cantik baru kulihat dengan senyuman yang ragu " . Namun senja menjawab" itu bunga senja hanya ada di daerah ini,hanya akan mekar di sore hari stelah itu mereka akan kembali kuncup saat malam datang. E..m..m.. dan terimakasih telah menolong ku jika tak kamu tarik bisa saja angin menjatuhkan ku ketebing di belkangku . Kala itu bila tangan senja tak diraih oleh langit bisa saja ia terpeleset jatuh kebelakang tebing tempatnya duduk memandangi langit . "Ia" dengan senyum langit membalas "aku baru melihatmu disini ? Jawab senja penasaran " yah aku hanya mampir dirumah pak Trisno dan keluarga kami sedang berkumpul dibawah "jawab langit.

"Oh pak Trisno pemilik kebun teh " kupikir dia tak memiliki kemanakan selama ini saat lebaran dan hari raya lainnya ia tak pernah dapat tamu kecuali warga yang berkunjung kerumahnya , 🤔 tapi bibir mu terlihat mirip dengannya ,alismu juga meski matamu berbeda " senja yang memperhatikan wajah langit dan mendekat memandangi wajah nya spontan membuat langit jadi semakin degdegkan seakan jantungnya ingin melompat keluar "te...te ..tentu dia om ku hanya saja kami jarang berkunjung..auuh belum sempat langit menyelesaikan kalimatnya ia menjerit kecil merasakan sakit akibat dipukul oleh senja dan di rampasnya bunga digenggaman langit " meski kau menolongku tapi itu tidak membebaskan mu dari hukuman telah memetik bunga ini ! Bunga ini dilarang dipetik oleh orang asing " senja melirik sinis tajam langit

Spontan satu tangan langit menggaruk kepalanya dan kebingungan harus menjawab apa ia hanya mengukur kan tangannya " aku Langit dan jika tak keberatan mengulurkan tanganmu ke orang asing ini yang telah mengulurkan tangan ke kamu saat hampir jatuh ke tebing itu "matanya yang usil melirik arah tebing.

Senja terpaku menatap kesal dan malu bergejolak serta ia merasakan sesuatu yang asing dalam dirinya yang tak pernah ia rasakan dan alami sebelumnya tanpa sadar ia mengulurkan tangannya menjabat tangan langit dan menendang kaki langit hingga langit kesakitan dan senja segera berlari dan berbalik " maaf dan itu hukuman untuk seorang pengintip".

Pengintip" AA.aaku bukan pengintip sontak langit aku Jaka Tarub dan percayalah kita akan ditakdirkan bertemu lagi " teriak langit yang tengah ditinggalkan senja entah mengapa ia tak mengejarnya hanya tersenyum

Seakan ia tak apa bila mati esok setelah bertemu dengan senja .

Harum daging terhampar dari asap yang menyebar mengudara.. pak Le ayam bakar kecap kesukaanku nih ...

Le Le dari mana aja kamu hampir kehabisan lihat tuh papimu Uda makan 5 potong .

Gak git,mami tuh yah Uda makan 2 Ekor ayam bakar pak Le"ujar papi langit melirik istrinya penuh cinta dan usil .

" Dari mana saja kamu langit " ? Telat dikit ayam 🐔 bakar pakle alumni master cheff ini hampir mami lahap habis ..

Dari ketemu Nawang Wulan " sambil merebut ayam dipiting papinya dengan usil . Ditengah keheranan orang tua langit .

Ngelantur kau bidadari itu adanya dekat air terjun bukan di Padang" Le "ujar pria parubayah mulai beruban didekat langit ,ya pak Trisno pemilik kebun teh terluas di desa itu.

"Sungguh pak Le bidadarinya tuh jatuh ditebing " tersenyum

Papi dan mami terkekeh " ngit ngit yang ad tuh kolong Wewe sore" gini.

Yang ada bukan selendang Le mungkin kamu dapat rambut panjang nan putih kayak rambut paklemu ini hahaha tertawa keras ...

PaK Trisno "! Suara halus memecah membelah percakapan hangat keluarga langit .. dari kejauhan terlihat perempuan paruh baya yang terengah engah .

Ada apa Bu Widya ? Ujar pak trisno

"Gawat -gawat buras !!!(makanan khas Sulawesi beras yang dimasak dengan santan dan daun pandan kemudian dibungkus daun pisang dan di rebus)

Burasss kenapa toh ? Ujar pak Trisno

"Hmm ini nak langit ? Ganteng !! Udah gede kamu nak ..ujar Bu Widya justru pangling menatap ketampanan langit mengalihkan pembicaraan .

"Gimana sih Bu Widya nih mau kasi liputan 6 atau mau brondongku ? Hehehe tawa kecil pak Trisno "

"Maaf , hehe kepincut pak gantengnya ..Uda besar pula" ujar Bu Widya

" Apanya yang besar Bu??" 😂

Yah anunya toh pak sambil mengangkat tangannya dari bawah keatas menunjuk tinggi badan kemudian ia bengkokkan telunjuknya dan meluruskannya lagi sambil berkata bisa juga begitunya " hhehehe Bu Widya

Ah ..hampir lupa gini loh pak keranjang berisi buras pesanan bapak di bawa senja . Terus senja belum balik entah kemana itu anak gadisku .

"Bu Widya nih heboh... kirain ada urgent apa , Loh kok bisa ada di senja ? Ujar pak tresno sementara langit dan orangtuanya kebingungan menikmati menyaksikan percakapan mereka .

" Tadi Bu Aminah ketemu dijalan pas ayah senja pengen kesini tapi Bu Aminah urgent katanya anaknya nyungsep di turunan depan kebun pak Trisno jadi buru-buru kesana makanya suami saya tawarin anterin pesanan bapak. Lah pas mau kesini ternyata senja salah ambil keranjang buat petik bunga udah cariin kemana mana gak ketemu kata Beddu anak pak desa si senja Uda balik ngikut di mobil pak Argus " ujar Bu Widya .

"Yah gak papa Bu tuh sodari saya udah ludesin lauk nya juga heheh "ujar pak Trisno

"Pip" suara mobil Jeep menuju arah percakapan mereka dan trun pria paruh baya terlihat muda dari mobil tersebut Bu .. dipanggilin kok malah lari ikut naik mtor pak Tulus gimanasih ? Ujar dnegan lebut pria itu.

"Ayah ,ibu auto panik kan amanah ibu Aminah burasnya tapi kebawa senja dan senja balik jadi ibu laporin dulu ke pak Trisno sebelum kita turun ambil burasnya . Ujar Bu Widya

Laki-laki paruh baya itu merangkul istrinya dan berkata" makanya kalo suami manggil dijamah jangan pilih selingkuh naik motor pak Tulus yang istrinya 4 ' heheh

Just ayah jangan bicara ngaur !! Kesal Bu Widya !

Senja...!! Teriak pak Wijaya kearah mobil Jeep miliknya ..kemudian trun lah gadis membawa keranjang berisi buras ke arah pak Trisno

" Maaf ,pak ini burasnya salah senja "suara halus merasa penuh penyesalah disertai senyum tulus

Mata langit yang biru terbelakak hanya bisa mengikuti gerak gerik senja seakan ada alunan lagu terdengar dikepalanya dan wktu berhenti .

Dari gubuk bambu eksotis disamping mereka keluar sosok wanita paruh baya dia Bu sri istri pak Trisno" loh ada pak Wijaya dan Bu widaya enggeh duduk dulu minum teh hangat sambil menawarkan gelas teh di tangannya kemudian diletakkan di meja kayu panjang "duduk dulu senja ". 3 kali nama senja tersebut terus terngiang di pikiran langit . Senja senja dan senja ???

Senja yang berdiri dihadapan pak Trisno tak menyadari di belakangnya ada sosok pria yang di temuinya tadi di pinggiran tebing.

Dengan senyum senja berbalik dan mengarah ke arah Bu Sri pun tubuhnya bertabrakan pandang dengan langit iapun tersadar dan spontan kaget kamu !! ??

Menghadirkan tanya orang disekitar .

Kenal ? Ujar Bu Widya ke senja dan mami sitti ke langit

Kenal" ! Ujar langit

Tidak! Ujar senja